Perkuat Ideologi Aswaja, 71 Guru LP Ma’arif Temanggung Ikuti PDPKPNU di Kampus INISNU

TEMANGGUNG– Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Kabupaten Temanggung sukses menyelenggarakan kegiatan Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PDPKPNU). Kegiatan kaderisasi yang berlangsung secara intensif selama 3 hari 2 malam ini dipusatkan di Kompleks Kampus Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung. Pelatihan ini diikuti oleh 71 peserta yang merupakan guru-guru dari berbagai jenjang sekolah dan madrasah yang bernaung di bawah jaringan LP Ma’arif Kabupaten Temanggung.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Ketua LP Ma’arif Temanggung, Bapak Miftahul Hadi. Dalam sambutan pembukaannya, beliau menekankan bahwa guru di lingkungan Ma’arif memiliki tanggung jawab besar tidak hanya dalam mentransfer ilmu pengetahuan umum, melainkan juga dalam membentengi ideologi generasi muda dengan nilai-nilai Islam yang moderat. Oleh karena itu, sepanjang tiga hari pelaksanaan, para peserta digembleng dengan serangkaian materi ke-NU-an yang ditekankan secara mendalam. Materi-materi strategis tersebut disampaikan secara berkala dan sistematis oleh tim instruktur yang kompeten dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU).
Tidak hanya terpaku pada penyampaian teori di dalam ruangan, panitia juga mengemas pelatihan ini secara dinamis melalui kegiatan rihlah. Dalam sesi ini, para peserta diajak melakukan studi kasus langsung ke lapangan untuk mengamati fenomena dan dinamika sosial yang sedang terjadi di masyarakat maupun lingkungan pendidikan. Dari hasil turun lapangan tersebut, para guru dituntut untuk mampu menganalisis akar masalah secara kritis, kemudian mendiskusikannya bersama kelompok untuk merumuskan solusi atau jalan keluar yang konkret, taktis, dan aplikatif.

Seluruh rangkaian kegiatan PDPKPNU yang menguras energi dan pikiran ini akhirnya mencapai puncaknya pada malam terakhir, yang ditutup dengan prosesi pembaiatan pada jam 10.00 malam. Prosesi pembaiatan tersebut berlangsung dengan sangat sakral dan khusyuk, di mana para peserta mengikrarkan janji setia untuk berkhidmat kepada ulama, organisasi, dan NKRI. Suasana khidmat yang menyelimuti akhir acara ini menandai sahnya 71 guru tersebut sebagai kader penggerak Nahdlatul Ulama yang siap membawa perubahan positif di instansi tempat mereka mengajar.