Jalin Sinergi dengan Wali Murid, MI Elpist Temanggung Gelar Sosialisasi Kurikulum dan Parenting Cegah Perundungan

TEMANGGUNG – Memasuki momentum penting awal tahun ajaran baru 2026/2027, Madrasah Ibtidaiyah (MI) Elpist Temanggung bergerak cepat untuk membangun sinergi yang kuat dengan para orang tua. Komitmen ini diwujudkan melalui penyelenggaraan kegiatan Sosialisasi Kurikulum dan Parenting yang ditujukan khusus bagi seluruh wali murid kelas 2, 3, 4, dan 5. Acara yang berlangsung sarat akan informasi penting ini dilaksanakan pada Jumat, 10 Juli 2026, dengan mengambil tempat di Ruang Aula Lantai 3 Institut Islam Nusantara (INISNU) Temanggung. Dimulai tepat pada pukul 09.00 WIB hingga selesai, agenda besar ini dihadiri secara antusias oleh ratusan wali murid, segenap jajaran pendidik, tenaga kependidikan (tendik) MI Elpist Temanggung, serta menghadirkan psikolog profesional sebagai narasumber utama.
Rangkaian acara yang dipandu oleh pembawa acara ini diawali dengan sesi pemaparan akademik yang disampaikan langsung oleh Muhammad Ulfi Fadli, M.Pd. Dalam penyampaiannya, beliau mengupas secara mendalam mengenai struktur kurikulum yang akan diterapkan, target capaian pembelajaran, hingga program pembiasaan karakter anak yang akan berjalan selama satu tahun ajaran ke depan. Penjelasan ini dinilai sangat krusial agar para orang tua memiliki pemahaman yang selaras dengan madrasah, sehingga proses pendampingan belajar anak di rumah dapat berjalan beriringan dan saling mendukung dengan program-program yang ada di sekolah.
Setelah pemaparan kurikulum selesai, suasana aula semakin interaktif saat memasuki sesi kedua, yaitu pematerian parenting yang disampaikan oleh Ibu Mahalia Putik, S.Psi., M.Psi. Mengangkat tema yang sangat relevan dengan dinamika anak-anak saat ini, psikolog tersebut mengusung judul “Anakku Pelaku atau Korban Bullying”. Dalam pemaparannya, Ibu Mahalia mengedukasi para orang tua secara detail mengenai cara mendeteksi dini perubahan perilaku anak, baik ketika mereka menjadi korban perundungan maupun ketika mereka tanpa sadar menunjukkan kecenderungan menjadi pelaku. Sesi ini juga menekankan pentingnya komunikasi yang inklusif dan terbuka di dalam keluarga agar anak merasa aman untuk bercerita. Melalui diskusi dan tanya jawab yang berlangsung hangat, MI Elpist Temanggung bersama wali murid sepakat untuk memperketat pengawasan dan menciptakan lingkungan ramah anak yang bebas dari segala bentuk perundungan demi menyukseskan tahun ajaran baru ini.
